UPT Bahasa UIN SUNA Lhokseumawe Gelar Tutor Training untuk Perkaya Kompetensi Mengajar Mahasiswa
Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengembangan Bahasa Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah (UIN SUNA) Lhokseumawe menyelenggarakan program Tutor Training selama satu minggu pada Juni 2025. Program pengayaan ini dirancang khusus untuk memperkaya language teaching skills mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Inggris yang telah menempuh mata kuliah Microteaching.
Kegiatan pelatihan ini menghadirkan Ainol Mardhiah, alumni Flinders University, Australia, sebagai pemateri utama. Dengan pengalaman dan keahlian yang dimilikinya, diharapkan peserta dapat memperoleh wawasan dan keterampilan mengajar bahasa yang komprehensif dan sesuai dengan standar internasional.
Kepala UPT Bahasa UIN SUNA Lhokseumawe, Fadhlur Rahman, memberikan respons positif terhadap penyelenggaraan program Tutor Training ini. "Program ini merupakan bentuk pengayaan kompetensi bagi mahasiswa Tadris Bahasa Inggris, khususnya dalam aspek language teaching skills. Kami ingin memastikan bahwa mahasiswa tidak hanya memiliki pengetahuan teoritis tentang pengajaran bahasa, tetapi juga keterampilan praktis yang mumpuni," ujarnya.
Menurutnya, program pengayaan seperti ini sangat penting untuk mempersiapkan mahasiswa menjadi tutor bahasa yang profesional dan kompeten. "Lulusan Tadris Bahasa Inggris diharapkan mampu mengajar dengan metode yang efektif dan inovatif. Oleh karena itu, pengayaan melalui Tutor Training ini menjadi sangat strategis," tambah Fadhlur Rahman.
Program Tutor Training ini diikuti oleh mahasiswa semester 6 Program Studi Tadris Bahasa Inggris yang telah menyelesaikan mata kuliah Microteaching. Pemilihan peserta dengan kriteria ini dilakukan secara sengaja untuk memastikan efektivitas pelatihan.
"Kami memilih mahasiswa semester 6 yang sudah mengambil Microteaching karena mereka sudah memiliki fondasi dasar tentang teknik mengajar. Program Tutor Training ini akan menjadi pengayaan yang melengkapi pengetahuan mereka dengan keterampilan praktis yang lebih mendalam," jelas koordinator program.
Dengan telah menempuh mata kuliah Microteaching, peserta sudah memiliki pemahaman tentang prinsip-prinsip dasar pengajaran, sehingga materi pengayaan dalam Tutor Training dapat lebih fokus pada pendalaman dan aplikasi praktis dalam konteks pengajaran bahasa.
Pemateri Berpengalaman Internasional
Ainol Mardhiah, alumni Flinders University, Australia, dipercaya sebagai pemateri utama dalam program pengayaan ini. Dengan latar belakang pendidikan internasional dan pengalaman dalam bidang pengajaran bahasa, ia membawa perspektif global yang sangat berharga bagi peserta.
"Kami sangat beruntung dapat menghadirkan Ibu Ainol Mardhiah sebagai pemateri. Beliau memiliki pengalaman dan keahlian yang sangat relevan dengan kebutuhan pengayaan mahasiswa kami. Pengalaman beliau belajar di Australia memberikan insight tentang best practices dalam language teaching yang dapat diadaptasi di konteks Indonesia," ungkap pengelola program.
Flinders University, Australia, dikenal sebagai salah satu universitas terkemuka dalam bidang pendidikan dan pengajaran bahasa. Pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh Ainol Mardhiah dari universitas tersebut diharapkan dapat ditransfer kepada peserta melalui program Tutor Training ini.
Program Tutor Training selama satu minggu ini dirancang dengan materi pengayaan yang komprehensif, mencakup berbagai aspek penting dalam language teaching skills. Materi meliputi modern language teaching methodologies seperti Communicative Language Teaching (CLT) dan Task-Based Language Teaching (TBLT), classroom management skills, lesson planning and material development, serta language skills teaching techniques.
Peserta juga akan mempelajari assessment and evaluation, technology integration in language teaching, tutoring skills specific training, dan professional development as language tutor. Semua materi dirancang untuk memberikan pengayaan yang holistik bagi calon tutor bahasa.
Program pengayaan ini menggunakan pendekatan yang sangat praktis dan aplikatif. Selama satu minggu penuh, peserta tidak hanya mendapat materi teoritis tetapi juga praktik langsung dalam berbagai aspek language teaching.
"Kami mendesain program ini dengan porsi praktik yang sangat besar. Setiap hari peserta akan melakukan teaching practice, peer observation, dan mendapat feedback langsung dari pemateri. Ini adalah pengayaan yang sangat hands-on," jelas koordinator program.
Metode pelatihan yang digunakan meliputi workshop interaktif, microteaching sessions, peer teaching dan observation, case study analysis, collaborative learning, video analysis, dan reflective journaling. Semua metode ini dirancang untuk memaksimalkan pembelajaran dan pengembangan keterampilan peserta.
Mahasiswa semester 6 yang menjadi peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap program pengayaan ini. Mereka menyadari bahwa keterampilan sebagai tutor bahasa akan sangat berguna, baik untuk mengembangkan karir maupun sebagai pengalaman praktis.
Salah seorang peserta mengungkapkan, "Saya sangat excited mengikuti Tutor Training ini. Setelah belajar teori di Microteaching, sekarang kami dapat pengayaan dengan praktik yang lebih mendalam. Apalagi pematerinnya alumni universitas di Australia, pasti banyak ilmu dan pengalaman berharga yang bisa kami dapatkan."
Peserta yang menyelesaikan program Tutor Training selama satu minggu penuh akan mendapatkan sertifikat sebagai pengakuan atas kompetensi yang telah diperoleh. "Sertifikat ini bukan hanya sekadar bukti keikutsertaan, tetapi merupakan pengakuan bahwa peserta telah menyelesaikan program pengayaan dan memiliki kompetensi sebagai language tutor," ungkap Fadhlur Rahman.
Setelah program selesai, UPT Bahasa berencana melakukan monitoring dan pendampingan terhadap peserta. "Kami akan membuka kesempatan bagi alumni Tutor Training untuk menjadi tutor di program-program bahasa yang diselenggarakan UPT Bahasa. Ini adalah kesempatan bagi mereka untuk praktik langsung dan terus mengembangkan keterampilan mereka," jelas Fadhlur Rahman.
Program Tutor Training ini merupakan bagian dari komitmen UPT Bahasa UIN SUNA Lhokseumawe dalam memberikan pengayaan kompetensi kepada mahasiswa secara berkelanjutan. "Kami akan terus mengembangkan program-program pengayaan yang relevan dengan kebutuhan mahasiswa dan tuntutan dunia kerja. Tutor Training ini adalah salah satu bentuk pengayaan yang kami yakini sangat bermanfaat untuk mempersiapkan mahasiswa menjadi profesional di bidang language teaching," pungkas Fadhlur Rahman.
Dengan program pengayaan seperti ini, UIN SUNA Lhokseumawe menunjukkan komitmennya untuk tidak hanya menghasilkan lulusan dengan kompetensi akademik yang baik, tetapi juga dengan keterampilan praktis yang siap diaplikasikan di dunia kerja.