Kepala UPT Bahasa IAIN Lhokseumawe Kunjungi USK Bahas Inisiasi Kerja Sama Pengembangan Bahasa di Aceh

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengembangan Bahasa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe melakukan kunjungan kerja ke UPT Bahasa Universitas Syiah Kuala (USK) di Banda Aceh. Kunjungan ini bertujuan untuk membahas inisiasi kerja sama strategis antar UPT Bahasa di Aceh dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa di provinsi tersebut.

Dalam kunjungan tersebut, Kepala UPT Bahasa IAIN Lhokseumawe bertemu dengan Dr. Kismullah, S.Pd., M.App.Ling., Kepala UPT Bahasa USK, untuk mendiskusikan berbagai peluang kolaborasi yang dapat dilakukan antar institusi pendidikan tinggi di Aceh.

Kunjungan ini dilakukan dalam rangka menghadiri Rapat Pleno Aceh Australian Alumni (AAA) yang diselenggarakan di Gedung Fakultas Pertanian USK. Kesempatan ini dimanfaatkan untuk melakukan pertemuan intensif guna membahas berbagai peluang kolaborasi strategis.

"Pertemuan ini sangat produktif. Kami mendiskusikan berbagai kemungkinan kerja sama yang dapat dilakukan antar UPT Bahasa di Aceh. Ini adalah momentum yang tepat untuk memperkuat sinergi dalam pengembangan kompetensi bahasa di tingkat provinsi," ungkap salah satu pihak usai pertemuan.

Dalam diskusi tersebut, kedua belah pihak menyepakati pentingnya membangun jejaring kerja sama yang solid antar seluruh UPT Bahasa yang ada di Aceh. "Kami melihat potensi besar jika UPT Bahasa dari berbagai perguruan tinggi di Aceh dapat berkolaborasi. Mulai dari pertukaran instruktur, pengembangan kurikulum bersama, hingga penyelenggaraan program-program inovatif," jelas narasumber.

Salah satu ide menarik yang dibahas adalah inisiasi pembentukan "Kampung Inggris" di Sabang. Konsep ini terinspirasi dari kesuksesan Kampung Inggris Pare di Jawa Timur yang telah menjadi destinasi pembelajaran bahasa Inggris terkemuka di Indonesia.

"Sabang memiliki potensi luar biasa sebagai lokasi Kampung Inggris. Dengan keindahan alamnya dan posisi strategis sebagai kota paling barat Indonesia, Sabang bisa menjadi destinasi pembelajaran bahasa Inggris yang unik. Bayangkan, belajar bahasa Inggris sambil menikmati keindahan pantai dan budaya Aceh," papar salah satu peserta diskusi dengan antusias.

Ide Kampung Inggris Sabang mendapat respons positif dari berbagai pihak. Konsep ini tidak hanya akan meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa di Aceh, tetapi juga berpotensi mendongkrak sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Sabang.

Dr. Kismullah, S.Pd., M.App.Ling., selaku Kepala UPT Bahasa USK, menyambut baik inisiasi kerja sama ini. "Kami sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan UPT Bahasa dari perguruan tinggi lain di Aceh. USK sebagai universitas tertua dan terbesar di Aceh siap menjadi bagian dari upaya kolektif meningkatkan kompetensi bahasa masyarakat Aceh," ujarnya.

Kehadiran dalam Rapat Pleno Aceh Australian Alumni (AAA) juga membuka peluang kerja sama internasional. AAA merupakan organisasi yang menghimpun para alumni perguruan tinggi Australia yang berasal dari Aceh, dengan jaringan yang luas dan pengalaman internasional yang kaya.

"Pertemuan dengan alumni Australia ini sangat inspiratif. Mereka memiliki pengalaman belajar di luar negeri dan memahami pentingnya penguasaan bahasa Inggris. Kami berharap dapat melibatkan mereka dalam program-program UPT Bahasa, baik sebagai narasumber, mentor, maupun mitra kerja sama," tambah narasumber.

Share this Post