Bekali Mahasiswa Internship, UPT Bahasa IAIN Lhokseumawe Gelar Pengayaan Bahasa Inggris Praktis
Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengembangan Bahasa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe menyelenggarakan program pengayaan bahasa Inggris khusus bagi mahasiswa yang akan melaksanakan program internship di Sekolah Sukma Bangsa. Program ini menghadirkan dua narasumber kompeten, yaitu Ainol Mardhiah, M.A.TESOL dari Universitas Bumi Persada dan Ella Yuzar, M.AppLing dari IAIN Langsa.
Program pengayaan ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan bahasa Inggris praktis yang dibutuhkan dalam lingkungan pendidikan, khususnya di Sekolah Sukma Bangsa yang dikenal menerapkan pembelajaran dwibahasa (bilingual).
Fadhlur Rahman, M.AppLing., Kepala UPT Bahasa IAIN Lhokseumawe, menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk persiapan komprehensif bagi mahasiswa sebelum terjun ke lapangan. "Mahasiswa yang akan internship di Sekolah Sukma Bangsa perlu dibekali dengan kemampuan bahasa Inggris yang memadai, karena mereka akan berinteraksi langsung dengan siswa dan lingkungan sekolah yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar," ungkapnya.
Ainol Mardhiah, M.A.TESOL, yang memiliki keahlian khusus dalam pengajaran bahasa Inggris untuk penutur bahasa lain, membagikan strategi komunikasi efektif dalam konteks pendidikan. "Dalam program internship, mahasiswa tidak hanya perlu memahami bahasa Inggris secara teoritis, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam situasi nyata seperti mengajar, berinteraksi dengan siswa, dan berkomunikasi dengan rekan sejawat," jelasnya.
Materi yang disampaikan Ainol mencakup classroom English, teknik memberikan instruksi dalam bahasa Inggris, serta strategi mengelola kelas dengan menggunakan bahasa Inggris yang sederhana namun efektif.
Sementara itu, Ella Yuzar, M.AppLing dari IAIN Langsa, memfokuskan pembahasannya pada linguistik terapan dalam konteks pengajaran. "Mahasiswa perlu memahami bagaimana bahasa Inggris digunakan secara praktis dalam dunia pendidikan. Kami memberikan contoh-contoh konkret dan latihan langsung agar mereka lebih percaya diri saat internship nanti," ujar Ella.
Ella juga menekankan pentingnya adaptasi bahasa sesuai dengan level siswa. "Di Sekolah Sukma Bangsa, mahasiswa akan bertemu dengan siswa dari berbagai tingkat kemampuan bahasa. Mereka harus bisa menyesuaikan penggunaan bahasa Inggris mereka agar mudah dipahami oleh siswa," tambahnya.
Program pengayaan ini berlangsung interaktif dengan berbagai simulasi situasi yang akan dihadapi mahasiswa selama internship, seperti role play mengajar, praktik memberikan feedback kepada siswa, dan simulasi komunikasi dengan guru pembimbing.
Aura, salah seorang mahasiswa peserta program, mengungkapkan rasa syukurnya. "Awalnya saya khawatir dengan kemampuan bahasa Inggris saya untuk internship di Sukma Bangsa. Tapi setelah mengikuti program pengayaan ini, saya merasa lebih siap dan percaya diri. Materi yang diberikan sangat praktis dan langsung bisa diterapkan," tuturnya.
Ahmad Mulia, peserta lainnya, menambahkan, "Kedua pemateri sangat kompeten dan cara penyampaiannya mudah dipahami. Mereka juga memberikan tips-tips praktis yang sangat membantu, seperti cara menjelaskan materi dalam bahasa Inggris sederhana tapi tetap efektif."
Sekolah Sukma Bangsa merupakan salah satu sekolah unggulan di Aceh yang menerapkan sistem pendidikan berkualitas dengan pendekatan bilingual. Kerjasama antara IAIN Lhokseumawe dengan Sekolah Sukma Bangsa dalam program internship ini memberikan kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman mengajar di lingkungan pendidikan yang profesional.
UPT Bahasa IAIN Lhokseumawe berkomitmen untuk terus mendukung mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi bahasa, khususnya dalam konteks praktis seperti program internship dan magang. "Kami tidak hanya fokus pada tes bahasa, tetapi juga pada kemampuan praktis yang benar-benar dibutuhkan mahasiswa di dunia kerja dan lapangan," pungkas Fadhlur Rahman.
Program pengayaan seperti ini diharapkan menjadi model persiapan yang dapat diterapkan untuk berbagai program internship dan magang lainnya, sehingga mahasiswa IAIN Lhokseumawe selalu siap menghadapi tantangan profesional dengan kompetensi bahasa yang mumpuni.